Halaman

Selasa, 22 April 2014

Untukmu Tuan, ini yang terakhir

Tuan, aku ingin menceritakanmu sekali lagi disini, di kolom yang tidak begitu besar ini. Aku tidak dendam padamu, mungkin jika mereka yang mengenalmu bertanya mengapa aku selalu menulis tentangmu disini, jawabannya karena hanya ini yang dapat ku lakukan.

Bukan tentang kenangan bukan pula tentang kesakitan yang selalu kau toreh. Hatiku sudah begitu kebal dan berlapis hingga 7 lapisan baja di sana. Kesakitan yang tuan beri hanya mampu menembus beberapa lapis saja. Tidak sampai ke dasarnya. Maka dari itu aku berani membiarkan hatiku jatuh cinta lagi, tapi bukan kepadamu Tuan. Hatiku sudah tidak mengenalmu.


Dan sekarang sudah tidak banyak kalimat yang bisa ku tulis lagi, karena hanya kalimat ini yang tersisa. Setelah ku tuliskan titik di akhir kalimat ini maka selesai lah sudah semua tentang anda Tuan, semoga bahagia dengan pilihanmu. 

Tidak ada komentar: