Tuan, aku ingin menceritakanmu sekali lagi disini, di kolom
yang tidak begitu besar ini. Aku tidak dendam padamu, mungkin jika mereka yang mengenalmu
bertanya mengapa aku selalu menulis tentangmu disini, jawabannya karena hanya
ini yang dapat ku lakukan.
Bukan tentang kenangan bukan pula tentang kesakitan yang
selalu kau toreh. Hatiku sudah begitu kebal dan berlapis hingga 7 lapisan baja
di sana. Kesakitan yang tuan beri hanya mampu menembus beberapa lapis saja. Tidak
sampai ke dasarnya. Maka dari itu aku berani membiarkan hatiku jatuh cinta
lagi, tapi bukan kepadamu Tuan. Hatiku sudah tidak mengenalmu.
Dan sekarang sudah tidak banyak kalimat yang bisa ku tulis
lagi, karena hanya kalimat ini yang tersisa. Setelah ku tuliskan titik di akhir
kalimat ini maka selesai lah sudah semua tentang anda Tuan, semoga bahagia dengan
pilihanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar