Halaman

Jumat, 18 April 2014

Pergilah

menangisimu sepanjang malam bukan hal yang bagus untukku. cukup dua tahun yang lalu aku menangisimu, membiarkan hatiku tergores luka yang begitu dalam. dan bersusah payah memperbaikinya kembali, meskipun pada akhirnya akan berakhir seperti ini. Empat tahun bukan waktu yang singkat. empat tahun itu aku gunakan untuk berusaha mengerti akan kemauanmu dan mengabaikan diriku sendiri. berusaha menjadi yang terbaik walaupun hasilnya akan seperti ini, beberapa hari yang lalu aku menyesalinya. seharusnya aku mendengarkan kata Ibuku empat tahun yang lalu, ah insting seorang Ibu memang benar-benar tajam. 
Hingga kau pergi yang menurutku kepergianmu itu tanpa alasan, walaupun kau bilang kita banyak perbedaan. kenapa kau atas namakan perbedaan setelah empat tahun bersama? kau atau aku yang bodoh. 
Aku tidak ingin menangisimu lagi, seperti kisah dua tahun yang lalu, saat kau benar-benar menggores luka di hatiku. hatiku telah membaja lebih dan lebih kuat. 
kau pergi tanpa alasan, 
pergilah, 
tapi aku harap jangan kembali lagi,
walaupun ada banyak alasan untuk kembali, 
dan biarkan aku mencintai yang lain..

Tidak ada komentar: