setiap hari aku selalu membuat beribu alasan untuk bertemu denganmu, tapi kau tidak akan pernah mengetahuinya.
Mungkin, pertemuan kita dulu seperti benang panjang yang tak terlihat. dimana ujungnya berada di teempatmu dan ujung lainnya tanpa sengaja berhenti di tempatku. lalu aku mengikutinya bagitu saja hingga akhirnya kita bertemu, bertatap muka dan mengenal satu sama lain.
Dulu dulu sekali..
saat kau belum hadir, aku hanya melihat dunia dari balik tirai kamarku. Mengurung diri di balik tembok yang tinggi dan agak sempit bahkan mencari tahu lewat televisi, buku, dan internet.tapi aku merasa nyaman dan aman. Kau bilang aku seperti tikus kecil yang meringkuk di dalam got sendirian, tapi aku tidak pernah peduli..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar